Karakteristik bayi preterm

Karakteristik bayi preterm(Menurut Buku Sinopsis Obstetri, Rustam Mochtar, 1998) Makin muda umur kehamilan,makin jelas tanda-tanda imaturitasnya. Karakteristik dari bayi preterm yaitu:

  1. Berat lahir kurang dari 2500 gr
  2. PB kurang dari 45 cm

LD kurang dari 30 cm

LK kurang dari 33 cm

  1. Umur kehamilan kurang dari 37 minggu
  2. Kepala relatif lebih besar
  3. Kulit tipis transparan, rambut lanugo  banyak ,lemak kulit berkurang
  4. Otot hipotonik lemah, pernafasan tidak teratur dapat terjadi apnea
  5. Ektremitas paha abduksi, sendi lutut atau kaki fleksi sampai lurus
  6. Pernafasan sekitar 45 sampai dengan 50  kali permenit

Beberapa penyakit yang berhubunban dengan prematuritas :

  1. Syndrome gangguan nafas idiopatik
  2. Pneumonia aspirasi karena reflek menelan dan batuk belum sempurna
  3. Perdarahan spontan dalam prentikel otak lateral, akibat anoxia otak
  4. Hiperbilirubinemia, karena fungsi hati belum matang dan hipotermia

Bayi dengan tanda “wasting” dapat dibagi menurut berat ringannya

  1. Stadium 1

Bayi kurus dan relatif lebih panjang, kulitnya longgar, kering dan belum terdapat mekonium

  1. Stadium II

Tanda stadium I ditambah warna kehijauan  pada kulit dan plasenta, umbilicus, hal ini disebabkan mekonium yang tercampur dengan amnion yang mengendap pada kulit dan  plasenta.

  1. Stadium III

Ditemukan stadium II ditambah kulit yang berwarna kuning, kuku dan tali pusatnya.

Sering faktor penyebab tidak diketahui ataupun kalau diketahui faktor penyebabnya tidaklah berdiri sendiri, antara lain adalah :

  1. Faktor genetik atau kromosom
  2. Infeksi
  3. Bahan toksik
  4. Radiasi
  5. Insufisiensi atau disfungsi plasenta
  6. Faktor nutrisi
  1. B. Diagnosis dan gejala klinik

(Menurut buku synopsis obstetri,Rustam Mochtar.1998)  Diagnosis dan gejala klinik:

Sebelum bayi lahir

  1. Sebelum bayi lahir
    1. Pada anamnesa sering ditemui adanya riwayat abortus, partus prematurus dan lahir mati
    2. Pertambahan berat badan ibu lambat dan tidak sesuai menurut yang seharusnya
    3. Pembesaran uterus tidak sesuai dengan tuanya kehamilan

d.   Pergerakan janin yang pertama (Quickening) terjadi lebih lambat walaupun kehamilannya sudah agak lanjut

  1. Setelah bayi lahir
    1. Bayi dengan retardasi pertumbuhan intrauterin

Secara klasik seperti bayi yang kelaparan. Tanda-tanda bayi ini adalah tengkorak kepala keras, gerakan bayi terbatas, verniks kaseosa sedikit atau tidak ada, kulit kering, tipis, berlipat-lipat.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

If you want to leave a feedback to this post or to some other user´s comment, simply fill out the form below.

(required)

(required)